Problem Solving Cegah Tarkam: Polsek Wanea Mediasi Dua Kelompok Pemuda Karombasan Utara dan Selatan

 

MANADO, Humas Polresta Manado- Potensi bentrok antar-kelompok pemuda dari Kelurahan Karombasan Utara dan Karombasan Selatan berhasil diredam berkat langkah cepat problem solving yang dilakukan oleh Polsek Wanea.

Sebelumnya, pada Minggu, 6 April 2025, terjadi dua insiden pengancaman yang diduga melibatkan lelaki Valen Saroinsong (VS) terhadap lelaki A U dan lelaki Novri Benny Eman (NBE). Meski korban pertama memilih tidak melapor, korban kedua segera melaporkan insiden tersebut ke Polsek Wanea.

Dari hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa kedua insiden tersebut dipicu oleh dendam lama yang melibatkan kelompok pemuda dari kedua kelurahan. Konflik ini disebut sudah berlangsung cukup lama dan sempat mengarah pada ketegangan antarwarga yang berpotensi menjadi tarkam (tawuran antar kampung).

Menindaklanjuti hal ini, Kapolsek Wanea AKP Fatras B. Andawari segera mengambil tindakan cepat dengan memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Victori N.G. Somba dan Penyidik Pembantu Brigadir Edgar untuk mengundang tokoh masyarakat dari kedua kelurahan, yakni Ketua Lingkungan 4 Karombasan Utara, Novri Benny Eman, dan Ketua Lingkungan 1 Karombasan Selatan, Yoppi Wantania.

Pertemuan mediasi dilaksanakan pada Selasa, 8 April 2025, pukul 13.00 WITA di ruang Unit Reskrim Polsek Wanea. Hadir dalam pertemuan tersebut masing-masing 10 orang pemuda dari Karombasan Utara dan Selatan yang pernah berselisih, lengkap bersama orang tua mereka.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Kapolsek Wanea memberikan nasihat, himbauan kamtibmas, serta siraman rohani. Ia menekankan pentingnya menjaga hukum, memperkuat hubungan persaudaraan antarwarga, dan mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai pondasi perdamaian. Para pemuda juga diberi ruang untuk menyampaikan unek-unek dan perasaan yang selama ini terpendam.

Hasil dari mediasi ini sangat positif. Kedua pihak sepakat untuk saling memaafkan, tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum, dan berkomitmen menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. Mereka juga berjanji membangun kembali hubungan persahabatan antara pemuda kedua kelurahan.

Kapolsek Wanea menyampaikan apresiasi kepada para ketua lingkungan, orang tua, dan para pemuda yang telah menunjukkan niat baik untuk berdamai. Dengan langkah damai ini, potensi konflik antarwarga berhasil diredam dan keharmonisan sosial di wilayah Wanea kembali terjaga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *