MANADO, Humas Polresta Manado – Kapolsek Mapanget, Ipda Simson Songgigilan, bersama Kanit Binmas Bripka Luh Karnadi dan Bhabinkamtibmas Aiptu Man Biney, melakukan peninjauan lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada Sabtu (22/3/2025) pukul 12.00 WITA. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga menyalurkan bantuan berupa makanan dan air minum kepada warga terdampak.
Bencana ini terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (21/3/2025), menyebabkan tanah longsor serta banjir yang menggenangi rumah-rumah warga. Berdasarkan data sementara, sebanyak 21 kepala keluarga (77 jiwa) terdampak, dengan rincian 28 pria dewasa, 31 wanita dewasa, serta 18 anak-anak.
Warga yang kehilangan tempat tinggal sementara mengungsi di tiga lokasi, yakni: Pemukiman warga di Lingkungan VIII Kelurahan Buha, Aula Balitka Kairagi Dua Mapanget dan Gedung Ex Pameran Kairagi Dua Mapanget.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak bencana cukup signifikan: Kelurahan Buha, Lingkungan VIII mengalami tanah longsor, mengakibatkan dua rumah rusak dan sebagian jalan aspal terbawa longsor (3 KK/11 jiwa terdampak), Kelurahan Kairagi Dua, Lingkungan V terendam banjir dengan puluhan rumah tergenang (18 KK/66 jiwa terdampak) dan Kelurahan Paniki Dua juga dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai 20 cm (9 KK/37 jiwa terdampak).
Kapolsek Mapanget menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim terus memantau situasi, membantu proses evakuasi, serta memastikan keamanan di wilayah terdampak. Hingga pukul 15.40 WITA, hujan masih turun dan air masih mengenangi beberapa rumah warga. Warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat pengungsian guna menghindari risiko lebih lanjut.
Pemerintah dan aparat terkait terus berkoordinasi untuk penanganan pasca-bencana, termasuk upaya pemulihan bagi warga terdam