MANADO, Humas Polresta Manado – Di tengah meningkatnya kasus penganiayaan di wilayah hukum Polsek Wori, Bhabinkamtibmas setempat mengambil langkah inovatif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan pendekatan problem solving, Rabu (18/9/2024).
Dalam sebuah pertemuan yang diadakan di balai desa, petugas Bhabinkamtibmas, bersama dengan tokoh masyarakat dan korban, berdiskusi secara terbuka untuk mencari solusi terbaik.
Dalam pertemuan tersebut, polisi tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mediator yang menghadirkan suasana damai. Melalui dialog yang konstruktif, pihak-pihak yang terlibat dihadapkan pada fakta-fakta yang ada, sehingga mereka dapat melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Hasilnya, para pihak sepakat untuk melakukan perdamaian dan menyelesaikan permasalahan di luar jalur hukum.
“Pendekatan ini kami lakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat. Kami percaya bahwa banyak masalah bisa diselesaikan dengan cara yang lebih manusiawi,” ungkap Kapolsek Wori Ipda Endrike Sumual.
Dengan inisiatif ini, diharapkan dapat mengurangi stigma negatif terhadap aparat kepolisian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Bhabinkamtibmas.
Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi Polsek lain dalam menangani kasus serupa. Masyarakat pun diimbau untuk lebih aktif berpartisipasi dalam dialog dan menyampaikan permasalahan yang ada, agar tercipta lingkungan yang kondusif dan harmonis.