MANADO, Humas Polresta Manado – Wujud nyata sinergitas antara TNI-Polri bersama masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pembangunan jembatan yang dilaksanakan di perbatasan Desa Lotta dan Desa Kali, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas serta memperlancar aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Pineleng Kapten Arm. Zadrak Carles Wolay, Kapolsek Pineleng Iptu Sem Marthin, Wakapolsek Pineleng Iptu Tamrin Lalo, personel Polsek Pineleng, anggota Koramil Pineleng, serta masyarakat Desa Lotta dan Desa Kali.
Dalam arahannya, Danramil Pineleng menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh anggota dan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang harus kita dukung bersama. Mari kita utamakan keselamatan dalam bekerja dan tetap menjaga kebersamaan,” ujar Danramil.
Sementara itu, Kapolsek Pineleng dalam arahannya juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut serta pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat.
“Kami dari Polsek Pineleng sangat mendukung pembangunan jembatan ini. Selain sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mari kita bersama-sama bekerja dan saling membantu demi kepentingan bersama,” ungkap Kapolsek.
Pada pukul 10.00 WITA, kegiatan pembangunan jembatan secara resmi dimulai dengan melibatkan personel TNI-Polri serta masyarakat setempat secara gotong royong.
Pembangunan jembatan perintis ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses jalan di wilayah tersebut, sehingga dapat menunjang kelancaran aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat.
Hingga saat ini, kegiatan pembangunan masih terus berlangsung dengan situasi yang aman dan kondusif.