MANADO, Humas Polresta Manado- Sebagai bentuk respons cepat atas peristiwa keributan antar anak-anak muda di kawasan Pasar Pinasungkulan Karombasan yang sempat viral di media sosial, jajaran Polsek Wanea melaksanakan kegiatan pembinaan dan problem solving, Selasa (03/03/2026) pukul 13.00 WITA di ruang Reskrim Polsek Wanea.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Wanea, AKP Fatras B. Andawari, dengan menghadirkan berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk pendekatan kolaboratif dan kekeluargaan. Turut hadir Bhabinkamtibmas BRIPKA Alpredi Pali Tondok, Brigadir Edgar dari fungsi Reskrim, tokoh agama Pdt. Denny Langelo, tokoh masyarakat Bapak Frits Maengko, para Ketua Lingkungan dari Pakowa dan Karombasan Utara, serta para orang tua dari anak-anak yang terlibat.
Adapun anak-anak yang terlibat dalam peristiwa tersebut dihadirkan bersama orang tua masing-masing dan dalam pemberitaan ini hanya disebutkan dengan inisial, yakni R.H., R.A., R.U., I.M., N.T., dan R.K.
Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Denny Langelo, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara bergantian. Kapolsek Wanea memberikan arahan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta mengingatkan para remaja agar tidak mudah terprovokasi maupun terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir juga memberikan penguatan secara moral dan sosial, menekankan pentingnya nilai-nilai keagamaan, etika pergaulan, hubungan bertetangga, serta peran keluarga dalam membina anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Perwakilan pemerintah lingkungan turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan serta membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat.
Kapolsek Wanea, AKP Fatras B. Andawari, dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan langkah preventif dan edukatif.
“Kami tidak ingin anak-anak ini terjerumus lebih jauh. Mereka masih memiliki masa depan yang panjang. Karena itu, pendekatan yang kami lakukan adalah pembinaan dan problem solving dengan melibatkan orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar penyelesaiannya bersifat menyeluruh dan menyentuh akar permasalahan,” ujar Kapolsek didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono.
Melalui dialog terbuka dan suasana yang penuh kekeluargaan, seluruh pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai. Para orang tua juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak mereka.
Kegiatan pembinaan berakhir pada pukul 15.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para remaja yang terlibat dapat mengambil pelajaran berharga, memperbaiki diri, serta kembali beraktivitas secara positif. Polsek Wanea juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Karombasan dan sekitarnya.