Respon Cepat, Polsek Tuminting Bersama Inafis Polresta Manado Amankan dan Olah TKP Kebakaran 1 Unit Rumah Permanen di Kec.Tuminting

 

MANADO, Humas Polresta Manado – Sebuah peristiwa kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Bitungkarangria Lingkungan I, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, pada Selasa (15/3/2025) sekitar pukul 13.30 WITA. Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah permanen milik keluarga T-T yang dikontrak oleh Ibu EH, serta menelan dua korban jiwa dan menghanguskan dua unit sepeda motor.

Rumah tersebut digunakan sebagai tempat usaha penjualan kasur, bantal, dan tirai bambu. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran bermula saat salah satu karyawan, IMH (15), hendak menyalakan rokok menggunakan korek gas. Diduga percikan api menyambar bahan-bahan mudah terbakar seperti lem ehabond, bensin, dan busa bantal yang berada di lantai, sehingga api cepat membesar dan menyebar ke seluruh ruangan.

“Saya langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga,” ujar IMH.

Saksi lain, MAO (23) dan YS (45), yang saat itu sedang bekerja menggiling busa di dalam rumah, juga menyatakan mereka mendengar teriakan adanya api sebelum bergegas menyelamatkan diri dan meminta bantuan.

Sebanyak lima unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 14.55 WITA. Namun nahas, dalam kejadian tersebut dua korban jiwa ditemukan meninggal dunia, yakni EH (58) dan AM (15), keduanya merupakan warga setempat.

Selain kehilangan nyawa, kebakaran ini juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp900 juta. Dua unit sepeda motor turut terbakar, termasuk milik warga bernama DT (49) yang tinggal berdekatan dengan lokasi kejadian.

Pihak Polsek Tuminting yang tiba di lokasi segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan melakukan koordinasi dengan Tim Inafis Polresta Manado. Saksi utama, IMH, telah diserahkan ke SPKT Polresta Manado untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Diduga kuat, sumber api berasal dari korek api yang digunakan oleh IMH untuk menyalakan rokok. Saat ini, jenazah kedua korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan otopsi.

Kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *