MANADO, Humas Polresta Manado- Kejadian kebakaran rumah terjadi Senin (23/7/2018) pukul 11.40 Wita, di Kelurahan Kombos Barat (KoBar) Lingkungan II. Kebakaran terjadi mengakibatkan 4 unit rumah rata tanah, dengan kerugian mencapai 190 juta rupiah.
Menurut dari beberapa saksi diantaranya, Sofia Padjungge (57) pekerjaan Ibu Rumah Tangga alamat Kelurahan Kombos Barat Lingkungan II mengatakan, api bermula dari rumahnya Keluarga Paudi Padjungge. Tepatnya tungku yang berada dalam rumah saat memasak nasi oleh Lia Datungsolang, kemudian api membesar dan membakar 3 unit rumah lainnya. Sedangkan menurut saksi bernama, Lia Datungsolang (28) pekerjaan Ibu Rumah Tangga menjelaskan, awal mula dirinya memasak nasi dengan menggunakan tungku, kemudian setelah nasik masak. Saksi keluar rumah untuk mengambil anaknya di tetangga yang berumur 2 tahun. Namun setibanya di rumah, ia melihat bahwa rumah sudah dalam keadaan terbakar. Dirinya sudah memastikan kalau tungku tersebut sudah padam, disaat saksi keluar rumah.
“Saya sudah melihat dengan pasti, kalau tungku yang saya pake memasak sudah tidak ada api. Tetapi setelah saya kembali ke rumah, kalau rumah saya sudah terbakar. Kasihan mo bagaimana torang lagi ini,”ujar saksi yang rumahnya ikut terbakar.
Sedangkan menurut Vence Makienggung (57) selaku Kepala Lingkungan II Kombos Barat yang menerangkan, telah terjadi kebakaran setelah melihat asap dan meyakini bahwa kebakaran tersebut berada di lingkungannya dan kemudian menghubungi Polisi dan Pemadam Kebakaran. Api berhasil di padamkan pada pukul 12.30 Wita oleh masyarakat yang dibantu Polisi dan Pemadam Kebakaran yang menurunkan 4 unit mobil di lokasi.
“Saya dengan yakin melihat kalau kebakaran tersebut berlangsung di lingkungan saya, dengan cepat saya langsung menghubungi pihak Kepolisian dan pihak pemandam. Tetapi sebelum pemadam datang kami warga membantu untuk memadamkan api,”ujar Vence.
Sedangkan menurut Kapolsek Singkil Iptu Muhammad Hasbi SIK mengatakan, Pihak Polsek sendiri pun telah membantu bersama-sama warga untuk memadamkan api. Dengan perincian kerugian ke 4 rumah terdiri dari, Paudi Padjungge kerugian sebesar 50 juta,Paudi Mahmud kerugian sebesar 75 juta, Tomayahu Pasulu 50 juta, terakhir Tomayahu Wahab bagian dapur sebesar 15 juta. Dengan Total secara keseluruhan berjumlah, 190 juta.
“Karena itu saya berharap kepada seluruh warga masyarakat, agar berhati-hati disaat akan meninggalkan rumah kalau api dari kompor atau tungku belum mati benar langsung keluar rumah. karena api sendiri dengan cepat pasti akan merambat,”Ujar Kapolsek.