MANADO, Humas Polresta Manado – Kejadian mengenaskan terjadi pada hari Minggu (05/02/2017) sekitar pukul 15.30 WITA. Tiga anak tenggelam di muara Sungai Sario, tak jauh dari Jembatan Kuning Kawasan Mega Mas Manado, Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia yakni, Sandi Daniel Lamia (8), warga Kelurahan Bumi Beringin Lingkungan 5, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Sedangkan dua korban lainnya, Rein Kawulusan (10) dan Johanes Pangemanan (11), warga yang sama, masih dalam pencarian.
Informasi dirangkum, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Hermansyah Daeng Sewah (40), yang saat itu sedang memancing ikan didekat lokasi kejadian, tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong dari para korban. Saksi lalu berenang ke laut untuk menolong dan sempat berhasil memegang ketiga korban.
Akibat arus yang sangat kuat dan hampir membuat saksi tenggelam, pegangan saksi terlepas dan hanya satu korban yang berhasil diraih. Dua korban lainnya terbawa arus. Saksi bersama korban Daniel lalu dievakuasi ke tepi laut oleh warga sekitar menggunakan perahu.
Warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Tak lama, Patroli Rayon C Polresta Manado dipimpin Ipda Fani Pratidina bersama Polsek Sario mendatangi lokasi kejadian. Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado.
Ibu korban, Elsye Solang (45) menuturkan, sore itu pukul 16.00 WITA ia meminta kakak korban, Andre Lamia (21), untuk mencari adiknya tersebut karena tak kunjung pulang sejak siang. Keduanya lalu mencari korban dengan berboncengan sepeda motor.
Saat melintas disekitar lokasi kejadian yang dikerumuni warga, keduanya berhenti dan mendapat informasi bahwa telah ditemukan seorang anak yang tenggelam dan dibawa ke Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado. Ibu dan kakak korban segera ke rumah sakit untuk memastikan, dan alangkah terkejutnya ketika mendapati korban tersebut adalah anak dan adik mereka.
Sementara itu ayah korban, Deni Lamia (51) mengisahkan, korban pada Minggu siang sekitar pukul 11.00 WITA berpamitan untuk bermain di kompleks Perumahan Perpajakan. Namun hingga pukul 14.00 WITA, korban tak kunjung pulang. Ayah korban lalu menanyakan kepada Satpam perumahan tersebut. Dijelaskan Satpam, ia melihat korban bersama dua temannya menuju Tugu Pikat, Jalan Sam Ratulangi Manado, menggunakan sepeda warna merah.
Kapolresta Manado, Kombes Pol. Hisar Siallagan, SIK melalui Kasubbag Humas, AKP Roly Sahelangi, membenarkan peristiwa tersebut. “Satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian,” jelasnya singkat.
