Diduga Karena Kecapean, Hanifa Djafar Di Temukan Meninggal Dunia Dibawah Meja

MANADO, Humas Polresta Manado-Diduga karena kecapean, Jumat (26/10/2018) pukul 20.55 wita seorang wanita Hanifa Djafar (51) warga desa Gurabati Kecamatan Tidore Maluku ditemukan meninggal dunia dikelurahan Malalayang Satu lingkungan V lebih tepat dilantai dua show room californial yang tergeletak di bawah kolong meja.

Menurut Saksi sekaligus pemilik rumah Hengky Mamahit mengatakan, korban tinggal dirumah ini hanya sendirian. Karena saksi aktifitasnya pulang pergi Manado-Ternate, mungkin saja karena kecapean korban meninggal dunia.

“Pada saat saya tiba dirumah, menghubungi korban lewat via Telepon tapi tidak ada yang mengangkat teleponya dan semua pintu rumah dikunci korban. Akhirnya, saya berinisiatif merusak grendel (pintu rumah). Pas pintu sudah di buka mau menyegat didalam rumah,”ungkap Pemilik rumah.

Kemudian masuk dalam rumah dan melihat korban sudah tertidur terlentang dibawah meja, yang saat itu korban memakai kaos oblong warna biru muda bersama celana karet warna biru tua dengan bau yang sangat menyegat.

“Saat itupun saya segeda menelepon Kepolisian dan kurang dari lima menit anggota Polsek Malalayang sudah tiba di rumah,” ujar Hengky.

Sedangkan menurut Kapolsek Malalayang Kompol Elia Maramis SH mengatakan, Polsek Malalayang sendiri mendapatkan info dari pemilik rumah. Ada seorang wanita yang meninggal dunia, setiba kami di TKP benar ada seorang wanita tergeletak di bawah meja.

“Melihat hal tersebut, saya langsung menelepon bagian sidik Polresta Manado. Sekaligus mencari keterangan,”ujar Kapolsek.

Selanjutnya Korban Hanifa Djafar (51), kami bawah ke Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang untuk dilakukan otopsi.

“Tetapi karena permintaan keluarga korban agar tidak di otopsi, kami pun hanya memeriksa korban dibagian luar. Dan tidak ada unsur kekerasan ditubuh korban, korbanpun di rencanakan akan dibawah ke Ternate. Sehingga kami pun ikut terus mengawasi sampai korban sudah diberangkatkan ke Ternate,”ungkap Kapolsek.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *