MANADO, Humas Polresta Manado – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polsek Wenang bersama personel Polresta Manado melaksanakan pengamanan kegiatan peringatan Hari Lahir organisasi Waraney Tanah Toar Lumimuut (WTTL) sekaligus momentum Hari Lahir Perjuangan Rakyat Semesta 2 Maret 1957 di Minahasa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA bertempat di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kompleks Pasar 45, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Wenang Kompol Verry Alvander Liwutang, dengan melibatkan personel Polsek Wenang dan Polresta Manado yang melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum WTTL/Tonaas Wangko Audy Jimmy Malonda bersama jajaran pengurus kabupaten/kota serta simpatisan organisasi dengan jumlah peserta sekitar 200 orang.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan berbagai agenda, diawali dengan sambutan pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa pembukaan, ikrar adat, serta penampilan tarian Kabasaran yang menjadi simbol semangat perjuangan dan budaya Minahasa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, menyanyikan lagu “Hidup Rukun dan Damai”, kegiatan kumoyak, doa penutup, serta pembagian takjil kepada peserta yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sejumlah tema dan seruan organisasi atau yang dikenal dengan “Pekikkan Waraney”, di antaranya terkait harapan pembangunan situs budaya di Sulawesi Utara, perhatian terhadap penambang rakyat, penolakan terhadap ideologi kebencian dan radikalisme, serta berbagai aspirasi lainnya.
Kegiatan yang bertujuan untuk memperingati hari lahir organisasi WTTL sekaligus mengenang momentum perjuangan rakyat semesta 2 Maret 1957 ini juga menjadi wadah mempererat solidaritas internal organisasi, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta menjaga persatuan dan stabilitas kamtibmas di wilayah Minahasa dan sekitarnya.
Selama kegiatan berlangsung, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan panitia guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Sekitar pukul 17.50 WITA, seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir WTTL dan momentum perjuangan rakyat semesta tersebut berakhir dengan situasi yang tetap aman dan kondusif.