Polsek Tikala Patroli dan Pantau Debit Air DAS Tondano–Sawangan, Sejumlah Warga Terdampak Longsor dan Banjir

MANADO, Humas Polresta Manado – Personel Polsek Tikala melakukan patroli dan pemantauan intensif menyusul curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tikala dan Paal Dua, Kota Manado, Sabtu (14/2/2026) malam.

Patroli yang dipimpin Kapolsek Tikala AKP Djemi Worang tersebut difokuskan pada wilayah rawan bencana, khususnya di sepanjang aliran Sungai DAS Tondano dan Sungai DAS Sawangan, yang mengalami peningkatan debit air akibat hujan deras.

Kapolsek Tikala AKP Djemi Worang didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.

“Personel kami melaksanakan patroli dan pemantauan di titik-titik rawan banjir dan tanah longsor, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sejumlah warga dilaporkan terdampak bencana alam berupa tanah longsor dan banjir, masing-masing di wilayah Kelurahan Banjer dan Kelurahan Tikala Baru.

Lima keluarga di Kelurahan Banjer dan Tikala Baru terdampak tanah longsor, sementara dua keluarga lainnya di Kelurahan Banjer terdampak banjir akibat luapan air saat hujan deras.

Meski demikian, hingga saat ini debit air Sungai DAS Tondano masih berada dalam batas normal dan belum memasuki status waspada banjir.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Tikala juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan kenaikan debit air.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras dengan durasi lama, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Saat ini, personel kepolisian bersama pemerintah setempat masih terus melakukan monitoring di lokasi rawan dan pos pemantauan banjir untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *