Polresta Manado Amankan 1 Kurir Beserta 40 Paket Sabu

 

MANADO, Humas Polresta Manado – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Manado mengamankan seorang pria berinisial CW (21), warga Teling Atas, Manado karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu, pada Sabtu (06/11/2021), sekitar pukul 03.40 WITA.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli dalam press conference di Mapolresta, Selasa (09/11) pagi, mengatakan, tersangka berperan sebagai kurir sabu.

“Tersangka ditangkap di ruas Jalan Tololiu Supit, Teling Atas, saat akan mengedarkan sabu. Awalnya didapati 5 paket kecil sabu yang merupakan pesanan temannya berinisial S, yang sudah masuk DPO,” ujarnya, didampingi Kasatresnarkoba AKP Sugeng Wahyudi Santoso.

Lanjut Kombes Pol Elvianus Laoli, setelah dilakukan pengembangan, tim kembali menemukan 35 paket sabu siap edar lainnya, yang disimpan tersangka di rumahnya.

“Jadi total sabu yang diamankan sebanyak 40 paket. Tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang berinisial F, yang juga masuk DPO,” jelasnya, di depan sejumlah awak media.

Alasan tersangka menjadi kurir sabu adalah untuk mencari keuntungan, karena saat ini tidak mempunyai pekerjaan.

Kombes Pol Elvianus Laoli menambahkan, terungkapnya kasus peredaran narkotika ini tak lepas dari adanya informasi masyarakat ke pihak kepolisian.

“Ini adalah pengungkapan peredaran narkotika terbesar Polresta Manado di tahun 2021. Tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolresta untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” terang Kombes Pol Elvianus Laoli.

Dalam kesempatan ini, Kombes Pol Elvianus Laoli turut mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap peredaran narkotika, supaya keluarga dan anak-anak kita tidak menjadi korban penyalahgunaan narkotika.

“Apabila ada informasi mengenai peredaran narkotika di lingkungan sekitar, harap segera melapor ke pihak kepolisian. Polresta Manado dan jajaran tetap berkomitmen memberantas peredaran maupun penyalahgunaan narkotika jenis apapun,” tandas Kombes Pol Elvianus Laoli.

Untuk diketahui, dalam pengungkapan kasus tersebut, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya.

Yakni, 2 buah tas selempang warna hitam, 1 buah tas kecil warna merah muda-biru, 1 buah dos alat timbang, 1 buah pembungkus rokok, 13 buah sedotan plastik kecil bening, 3 buah sedotan plastik warna putih, 1 buah penutup botol plastik warna biru, 4 buah korek api gas, 1 buah pipet kaca, 27 sachet plastik klip kecil bening, serta 1 buah handphone yang diduga digunakan tersangka untuk bertransaksi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *