Melayani Bukan Untuk Dilayani Memotivasi Polwan Bribda Kezia Dalam Tugas

MANADO, Humas Polresta Manado-Berjuang demi keamanan Negara sudah terpatri dalam kehidupan Polwan yang memiliki nama lengkap Kezia Zefanya Pandelaki, yang lahir di Tomohon 16 September 1998 ini. Dengan Moto hidup, Melayani Bukan Untuk Dilayani.

Inilah merupakan dasar hidup dari Polwan Bripda Key panggilan kesayangan dari Kezia, dalam menjalani tugas yang mulia ini. Komendan Key sendiri merupakan anak pertama dari dua bersaudara Bapak Sammy Pandelaki bersama ibu Fanda Tulangow, yang keseharian dari Key sendiri salah satu Prajurit Polwan di Polresta Manado.

“Melayani bukan untuk dilayani ini salah satu yang memotivasi saya, memberikan kepelayanan yang terbaik kepada bangsa dan negara. Termasuk didalamnya seluruh masyarakat yang ada,” ujar Polwan cantik tersebut yang tamat Sekolah Polisi Wanita (Sekpolwan) Jakarta Selatan angkatan 46 tahun 2018.

Bribda Key sendiri merupakan anak dari Prajurit Kepolisian, tetapi bukan membuat Polwan yang manis ini menjadi sombong. Kerendahan hati melayani masyarakat terus di tunjukan, dimana Polwan cantik tersebut bertugas di Polresta Manado tahun 2018. Meski dikatakan masih baru tetapi, wajah manis dan anggun tersebut dan muda akrab dengan orang ini. Selalu Bripda Key tersebut memancarkan akan keramahannya dalam melayani masyarakat, terutama di bagian SPKT Polresta Manado.

“Terima kasih buat Pak Kapolresta Manado Kombe Pol F.X Surya Kumara SH, yang selalu memberikan motivasi. Bukan saja memotivasi kami anggota Polresta Manadk, tetapi selalu membimbing kami dalam pekerjaan. Sehingga secara pribadi saya ucapkan terima kasih pak Kapolresta Manado,” ungkap kakak dari Eden Pandelaki tersebut.

Jiwa seorang prajurit terus tertanam dalam benak Bripda Key, tetapi Polwan yang memiliki kulit putih tersebut begitu sangat mencintai anak-anak.

“Melayani masyarakat itu dengan ketulusan hati tampa ada imbalan apa pun,”tutur Polwan yang hobinya membaca.

Pengalaman berharga dalam tugas bagi Polwan yang murah senyum tersebut yaitu, disaat melayani masyarakat dengan berbagai keluhan yang ada.

“Karena menjadi seorang prajurit Kepolisian Wanita yang banyakan turun ke masyarakat harus melayani masyarakat dengan ketulusan hati,”pungkas Polwan cantik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *