Kapolresta Manado Prakasai Dialog Bersama FKUB Kota Manado

MANADO, Humas Polresta Manado-
Pasca kejadian pada hari senin yang lalu, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Manado Kombes Pol F.X Surya Kumara SH Rabu (17/10/2018) pukul 16.00 wita bertempat di Ruangan kerja Kapolresta Manado Lantai II. Memprakasai pertemuan dengan para Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado, dalam pembicaraan tersebut dibahas tentang bagaimana kejadian yang lalu tidak seperti kabar yang ada di Medsos.

Dalam pertemuan tersebut di hadiri oleh Kabag Ops Kompol Farly A Rewur,Kanit Intelkam Kompol Adrie Ratela,Kasat Binmas Polresta Manado Kompol Adi Wiyanto, bersama seluruh toko agama Kota Manado.

“Saya meminta kepada toko agama agar tetap mari kita mengawasi bersama tentang perkembangan berita di Medsos, dimana dalam medsos tersebut sangat rentang sekali penyebaran berita hoax. Tidak tau asal muasal kejadian terus sudah memperkeru suasana,”ujar Kapolresta Manado.

Mari kita awasi bersama, jangan cepat mudah percaya atas berita yang beredar di medsos. Terutama, tentang grub Paniki Polresta Manado yang ada di Faceebook (FB). Grub yang ada di FB sudah bukan lagi jajaran Polresta Manado yang memeggang akun tersebut, karena kami meminta kepada seluruh warga masyarakat agar jangan mempercayai postingan yang ada di grub tersebut.

“Akun grub tersebut sekali lagi saya katakan, kalau grub yang ada di FB paniki Polresta Manado itu bukan dari kami. Itu akun tersebut sudah bukan kami yang memegangnya,”tutur Kapolresta.

Kamipun berharap kepada seluruh toko agama, toko masyarakat, toko adat. Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama di Kota Manado, moto kita yaitu Torang Samua Basudara Torang Samua Ciptaan Tuhan.

“Inilah yang menjadikan Kota Manado menjadi aman, jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang hanya ingin memecah belah persaudaraan kita. Biarlah Kota Manado ini terus dipersatukan dalam toleransi antar umat beragama,”ungkap Kapolresta.

Kapolresta Manado pun menambahkan, kalau masalah penolakan toko agama yang terjadi di hari senin. Itu tidak ada menjadi korban, baik di kubu yang satu dengan kubu yang lainnya. Malahan, anggota kami yang mengalami pelemparan dengan batu. Tetapi, anggota kami itu sudah dirawat dirumah sakit.

“Kalau dikatakan dari kubu satu yang telah jadi korban, itu tidak benar. Kami sudah mengatasinya dengan baik,”tegas Kapolresta.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *